2017 Pertambangan Batu Bara Diprediksi Normal

TENGGARONG- Kondisi pertambangan batu bara yang lesu di Kaltim, diperkirakan baru akan kembali normal pada 2017 nanti, mengikuti perkembangan harga minyak dan ekonomi dunia
Dekan Fateknik Pertambangan Unikarta, Ir Tri Budi Amperadi, MT mengatakan harga batu bara yang merosot tajam bahkan lebih murah dari batu gunung ini membuat ribuan pekerja dirumahkan.
“Melihat tren harga minyak dunia yang mengalami kenaikan serta ekonomi dunia yang sudah mengalami perbaikan khususnya ekonomi Eropa, ini akan memberikan dampak yang bagus terhadap batu bara Indonesia yang sedang mengalami penurunan,” katanya.
Ia mengatakan apabila harga minyak dua terus naik, maka negara-negara yang mengandalkan minyak sebagai bahan bakar dasar energi industri, akan beralih ke energi batu bara. “Saat Eropa krisis ekonomi, permintaan batu bara mengalami penurunan bahkan ada yang stop sama sekali, sehingga stok batu bara di Indonesia berlimpah, tidak sebanding dengan permintaan negara pembeli,” ujar Tri.
Ketika harga batu bara membaik di Kaltim, tidak menutup kemungkinan perusahaan batu bara yang sempat merumahkan dan melakukan PHK kepada karyawannya akan membuka lapangan kerja kembali.
Sementara itu, praktisi pertam-bangan dari PT Mahakam Sumber Jaya( PT MSJ) Eko Cahyo Purnomo mengatakan belum berani berspekulasi mengatakan pada 2017 pertambangan akan kembali normal. Ia malah memprediksi harga batu bara akan terus menurun, mengingat secara garis besar juga ekonomi dunia terus menurun termasuk ekonomi Indonesia. “ Kondisi pertambangan yang terus mengalami penurunan, kita berharap akan ada titik cerah dari bisnis batubaru yang ada di Kaltim, “ ujarnya.(ran415)

copyright:

2017 Pertambangan Batu Bara Diprediksi Normal